Arsip

Arsip Bulanan: Desember 2009

Shahih Tafsir Ibnu Katsir [9 Jilid Lengkap]
Ditulis Oleh: Imam Ibnu Katsir -rahimahullah-

Shohabat Tamim Ad-Dari -rodliallohu anhu- dia berkata, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda,” Agama itu Nasehat.”maka kami berkata,” Untuk siapa?.”, Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda, ” Untuk ( hamba dalam rangka beriman kepada) Allah, Kitab-Nya, Rosul-Nya dan (dalam rangka menasehati)para pemimpin kaum muslimin, dan kaum muslimin secara umum.” [HR Muslim 55 /95].
Para ulama menafsirkan nasehat kepada kitabulloh, maknanya :
1. Beriman bahwa Al Qur’an adalah firman Alloh Azza wa Jalla  yang diturunkan kepada Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam yang tidak menyerupai perkatan dari seorangpun dari makhluk-Nya, yang tidak menyerupai perkataan dari seorangpun dari makhlukNya , dan semua makhluk  tidak akan mampu membuat yang serupa denganNya.
2. membacanya dengan baik dan benar serta kekhusyuan dan memelihara seluruh huruf-hurufnya.
3. mengagungkannya dengan jalan mempelajari, memahami dan mengamalkan petunjuk-petunjukknya.

Bagaimana cara kita memahami dan mengamalkannya?
Jika kita ingin mengamalkan petunjuknya dengan benar serta penuh ketentraman, maka kita perlu memahaminya terlebih dulu sesuai dengan apa yang difahami Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam dan para Shohabat rodliallohu anhum . Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam telah menjelaskanAl Qur’an kepada para Shohabat rodliallohu anhum yang telah Alloh Azza wa Jalla karuniakan taufiq kepada mereka dengan cahaya keimanan dan petunjuk.Beliau telah menjelaskn mana yang halal dan mana yang haram, man yang terpuji mana yang tercela,mana yang ibadah dan mana yang maksiat dan bidah. Tidak ada sekecilpun ajaran Islam yang Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam sembunyikan, semuanya telah dijelaskan kepada ummat. Setelah beliau wafat, maka Allah meneguhkan sekelompok ummat ini untuk senantiasa mengerahkan segenap kemampuan dan usah mereka dalam memahami Al Quran sesuai apa yang djelaskan Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam dari sunnahnya, dan sesuai dengan pemahaman para Shohabat rodliallohu anhum yang langsung mendengar penjelasan dari beliau.Dengan demikian ilmu mereka menjadi kuat baik terperici dan mendalam. Dengan izin Alloh Azza wa Jalla mereka inilah yang menjaga Al Quran dan As Sunnah, mereka menjadi sumber rujukan ummat dalam memahami hukum-hukum yang pelik dari Al Quran serta tafsirnya. Sahabat -Ridhwanullah Alaihim Ajmain- satu diatara mereka adalah Al Imam Al Allamah Abu Fida’ Ismail bin Umar bin Dha’u bin Katsir Ad Dimasqi -rahimahullah-
Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Beliau telah banyak menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya. Tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar. bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini. [dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).
Selain itu, Metode penyusunan yang digunakan dengan cara menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat , hadits, perkataan Shohabat dan tabi'in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya Beliau merajihkan ( memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut
Namun demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan mendalam, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.
Oleh karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya serta menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan hadits-hadits Shahih dan hasan saja, menjauhkan hadits dhaif dan maudhu serta membuang kisah-kisah israilliyat.
Dalam edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya   yakni
1. mencantumkan penomoran ayat dan surat,
2. mentakhrij semua hadits yang tercantum didalamnya dalam hal ini merujuk pada takhrij oleh Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi penomoran maupun pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.
3. Dan masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini
Inilah edisi lengkap 1 set 9 jilid  kitab Shahih tafsir Ibnu katrir.

Shahih Tafsir Ibnu Katsir [edisi lengkap 1 set 9 Jilid]
judul asli ; Al Misbaul Muniir fii Tahdzib At Tafsir Ibnu Katsir
Penyusun : Tim Ahli tafsir dibawah pengawasan Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfuri
Fisik: Buku ukuran sedang 16×24 cm, Hardcover
Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir

Harga: Rp 1.102.500,-

Pemesanan: 085 292 111 852

Syarah Riyadhus Shalihin [ 5 jilid Lengkap ]
Ditulis Oleh: Syaikh Salim bin Ied Al Hilali

Buku Syarah Riyadhus Shalihin ini merupakan terjemahan dari kitab aslinya berjudul Bahjatun Nazdziriin syarhi Riyadadhis Shaalihin

yang ditulis oleh Syaikh Salim bin Ied Al Hilali, yang merupakan penjelas dari hadits-hadits yang terkandung dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi -rahimahullah-. Buku Riyashus Shalihin ini adalah sebuah kitab yang memuat berbagai masalah penting agama Islam baik aqidah, manhaj, tauhid, Ibadah maupun akhlaq, yang kemudian disyarah/diperjelas agar mudah dipahami dan diamalkan kandungan-kandungan ilmu yang tercakup didalamnya setelah dipisahkan hadist yang shahih dan dhaif.

Syarah Riyadhus Shalihin [edisi lengkap 5 jilid]
Judul asli : Bahjatun nadhirin Syarah Riyadhus Shalihin
Penulis :  Syaikh Salim bin Ied Al Hilali
Fisik : buku ukuran besar, hardcover
Penerbit Pustaka Imam Syafii

harga Rp 750.000/set+Box

Pemesanan: 085 292 111 852

Terjemah Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari [36 Jilid lengkap]
Ditulis Oleh: Imam Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah-

Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari adalah karya Al Imam Al Hafidz Abi Fal Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Hajar Al Atsqolani Al Misri -rahimahullah- atau lebih dikenal dengan Imam Ibnu Hajar l Atsqolani -rahimahullah- (w 852 H)

Kitab fahul Bari ini adalah kitab Syarah/penjelas Shahih Bukhori yang paling baik dan lengkap.
Di dalam kitab ini, Ibnu hajar -rahimahullah- menjelaskan masalah lughuh/bahasa dan I’rob, dan menguraikan masalah-masalah peting yang tidak ditemukan dalam kitab lainnya, juga menjelaskan dari sisi balaghah dan sastranya, mengambil hukum, serta memaparkan berbagai masalah yang diperdebatkan oleh para ulama, baik menyangkut fiqih maupun ushulfiqih secara terperinci tidak memihak.Disamping itu, beliau -rahimahullah- juga kumpulkan  seluruh sanad hadits dan menelitinya.
Fathul Bari memiliki muqodimah yang berjudul Haydus Saari, Muqodimah ini sanagt tinggi nilainya, sebab ia merupakan kunci untuk memahami Shahih Al Bukhori. Kitab ini selesai ditulis mulai 817 -842 H, hampir selama dua puluh lima  tahun.
Al Imam Muhammad bin Ali As San’ani Asy Syaukani -rahimahullah- ( w 1255 H) penulis Kitab Nailul Authar ,pernah  menulis kitab untuk mensyarah Shahih Bukhori, dan beliau sangat mengagumi Imam Ibnu Hajar, kemudian beliaupun mengutip sebuah hadits:’ La Hijrah ba’dal fathi” (Tidak da Hijrah setelah penaklukan makkah), beliau menggunakan hadits ini sebagai ungkapan bahwa tidak ada kitab Syarah Shahih Bukhori yang melebihi fathul Bari ini.Dalam edisi terjemahan ini telah hadir jilid sampai dengan jilid 24

Terjemah Fathul Bari Syarah Shahih Al Bukhari [36 jilid lengkap]

Judul asli: Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari
Fisik : buku ukuran sedang ( 15x24cm), Hardcover, sampai dengan jilid 34 , per Juli 2009,

harga s.d 36 Jilid lengkap,  Rp 4.318.000,-
Penerbit Pustaka Azzam

Segera hubungi kami: 085 292 111 852

Syarah Bulughul Maram [ 7 Jilid Lengkap ]
Ditulis Oleh: Syaikh Abdullah Al Bassam

Bulughul Maram adalah kumpulan hadits karya Al Hafidz Ibnu Hajar Al Atsqolani -rahimahullah- yang banyak dijadikan istimbath hukum Fiqih oleh para fuqaha/ahli fiqih

dan kitab ini disertai keterangan derajat hadits yang terkandung di dalamnya. Sistem penulisannya diurutkan berdasarkan urutan pembahasan bab fiqih, pada bagian akhir kitab dibahas tentang adab, akhlak, dzikir dan doa.
Dalam Buku ini akan tampak keindahan teknik penulisan hadits Ibnu Hajar -rahimahullah- , seringkali beliau menampilkan hadits yang paling shahih dan kuat, meringkas hadits yang panjang, membahas panjang lebar tentang penisbatan periwayat hadits, memberi keterangan derajat hadits dengan memberikan isyarat dari ilal-nya. Diantara kehebatannya  adalah ketika  beliau menyertakan hadits dengan potongan dan tambahan yang muncul dari sebagian jalur sanad  : Hadits yang berfungsi sebagai pengikat lafadz mutlak (Taqyid Al Muthlaq), Perinci lafdz mujmal  (tafshil al mujmal) dan penghilang pertentangan ( raf’u At Ta’arudh). Dengan keistimewaan ini banyak para ulama yang mengkaji, mensyarah dan menerapkan manhaj-nya.
Diantara kitab penjelas /Syarah Bulughul Maram   kitab Taudhih Al Ahkam Min Bulughul Maram yang dalam edisi terjemahan telah hadir dalam jilid terakhir yaitu  jilid 7 ini , salah satu kelebihan kitab ini adalah adanya tambahan pembahasan beberapa permasalahan fiqh kontenporer disertai fatwa-fatwa ulama yang relevan.

Syarah Bulughul Maram [Edisi Lengkap 7 Jilid]

judul asli : Taudhih Al Ahkam syarh Bulughul Maram
Penulis : Syaikh Abdulloh Al Bassam
fisik : buku ukuran sedang 15×24 cm, Hardcover
Penerbit: Pustaka Azzam

Cetakan Terbaru April 2008, tulisan punggung lengkap 7 Jilid

Harga: Rp 749.000,-

Segera hubungi kami, stok Terbatas !!!

Pemesanan:
085 292 111 852

Tafsir Fathul Qodir [jilid 3]
Ditulis Oleh: Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy Syaukani -rahimahullah-

Tafsir ini Fathul Qodir  sebuah tafsir yang merujuk pada makna Al Qur’an sesuai pemahaman Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam , Shaobahat -ridwanullah alaihi ajmain- dan  Para Salaf setelahnya ini  memuat ilmu yang banyak, segi analisis dan tujuan mencari kebenaran di dalamnya, serta mencakup pula faedah-faedah, kaidah-kaidah, dan sebagainya yang disarikan dari kitab-kitab tafsir yang sudah ada sebelumnya seperti : tafsir Ath Thabari, tafsir Al Qurthubi, Tafsir Ibnu Katsir, tafsir As Suyuthi dan lainnya  .
Imam Asy Syaukani -rahimahullah- dalam kitabnya ini beliau melakukan tarjih (mengunggulkan salah satu pendapat) antara beberapa penafsiran yang “nampak” saling bertentangan yang menurut beliau nampak jelas kekuatannya, beliau juga menjelaskan makna dari sisi bahasa Arab, I’rob dan balaghah-nya. Tafsir Fathul Qodir merupakan essensi dari berbagai intisari, sekaligus merupakan sumber dan gudang bagi para penuntut ilmu, serta merupakan rujukan bagi para ulama sampai sekarang.

Tafsir Fathul Qodir [jilid 3]
judul asli: Fathul Qodir (al jami’ baina ar riwayah wa ad Dirayah min Ilm Al tafsir)
penulis: Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy Syaukani -rahimahullah-
fisik: buku ukuran sedang p=23 cm), hardcover,972 hal
penerbit Pustaka Azzam
harga Rp 187.000
pemesanan: 085 292 111 852

Kumpulan Fatwa Ibnu Taimiyah [jilid 2]
Ditulis Oleh: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-

Umat Islam di masa generasinya yang pertama berada di puncak kemuliaan, kekuatan, dan ilmu. Hal ini tidak lain karena ia berpegang kepada kitab Allah yang mulia dan Sunnah Nabi yang agung serta pemahaman (yang benar) dari sahabat-sahabat yang mulia. Masa keemasan itu, berlangsung beberapa abad, sehingga terlindungilah akidah-akidah yang benar dan tersebarlah ilmu yang bermanfaat bagi manusia dalam perkara agama dan dunia mereka.
Hanya saja, karena beberapa faktor pelemah yang mulai menyusup ke dalam tubuh umat sehingga ia menjadi target sasaran musuh-musuhnya yang senantiasa mengintai, umat pun mulai menghadapi serangan dari berbagai penjuru. Musuh-musuhnya berkon-spirasi untuk mencelakainya dari segala arah dengan agresi militer terbuka. Hal ini tentu saja membuka jalan bagi mereka untuk menyerang warisan pemikiran umat di mana yang kedua ini lebih berbahaya daripada yang pertama, akan tetapi Allah yang Maha Pengasih telah menyiapkan di setiap masa orang-orang yang melindungi agamaNya. Mereka men-jaganya dari penyimpangan orang-orang yang berlebih-lebihan dan kedustaan pelaku kebatilan.
Imam Taqiyuddin Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim bin Abdussalam bin Abdullah bin Abul Qasim bin al-Khidr an-Numairi al-Harrani Abu Abbas yang dikenal dengan Ibnu Taimiyah adalah salah seorang ulama besar yang mengalami masa penyerangan pasukan Tartar terhadap kaum Muslimin yang diikuti dengan merebaknya pemikiran-pemikiran asing ke dalam agama Islam dan akidahnya yang luhur. Maka Imam Ibnu Taimiyah -rahimahullah-  menyiapkan ilmu, pena, dan segala apa yang Allah berikan kepada-nya demi membela akidah dan syariat kaum Muslimin. Demi hal tersebut Imam agung ini menghadapi berbagai kesulitan dan penentangan, baik itu penjara, atau pengucilan, atau tuduhan bahwa beliau sesat, akan tetapi semuanya tidak membuat surut langkah beliau dan tidak menjadikan beliau menarik diri untuk tidak membela akidah Islam, sehingga ia tetap bersinar cemerlang dan bersih seperti yang diinginkan oleh peletak syariat.
Syaikhul Islam juga merupakan potret ideal seorang da’i yang mumpuni, yang menguasai berbagai disiplin ilmu di masanya, sehingga membuat para ulama bersepakat menyanjungnya, mengakui kepeloporannya di berbagai disiplin ilmu dan bahwa beliau adalah imam di zamannya dan terdepan di masanya dari segi ilmu, pengetahuan, keberanian, kecerdasan, kedermawanan, ketulusan kepada umat, amar ma ‘ruf dan nahi mungkar.
Hasil dari perjuangan panjang ini adalah ribuan lembar kertas hasil karya beliau, baik yang beliau tulis sendiri atau beliau diktekan, sehingga karya-karya ilmiah beliau mencapai tiga ratus jilid, sebagaimana yang dikatakan oleh penulis Fawat al-Wafayat. Ada juga yang berpendapat, lebih dari empat ribu buku, sebagaimana dalam ad-Durar
al-Kaminah, dalam-bentuk soal jawab atau buku yang beliau tulis, berkaitan dengan pen-jelasan tentang perkara agama yang dibutuhkan orang-orang, seperti akidah dan ibadah yang wajib dipahami dan diketahui oleh umat atau penjelasan tentang kelompok-kelom-pok sempalan dan ahli bid’ah dan peringatan kepada umat terhadap bahayanya.
Karena Allah menghendaki kebaikan bagi umat ini, maka Dia telah menyiapkan dari kalangan ulama-ulama yang mulia orang-orang yang menyingkirkan debu dari warisan agung ini dan mengangkat mutiaranya agar bercahaya. Maka ulama-ulama kaum Muslimin memberikan perhatian besar terhadap karya-karya Imam agung ini, sehingga karya-karya beliau terbit menyambut mentari dunia sebagai karya-karya ilmiah dalam berbagai topik pembahasan, seperti akidah, tafsir, fikih, dan lain-lain berupa kumpulan fatwa Imam Ibnu taimiyah -rahimahullah-  (majmu ‘al fatwa).
Inilah jilid pertama dari serial terjemah kitab Majmu Al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu taimiyah -rahimahullah- .

Kumpulan Fatwa Ibnu Taimiyah [jilid 2]

judul asli: Majmu Al Fatawa Ibnu taimiyah
Penulis: Syaikhul Islam Ibnu taimiyah -rahimahullah-
takhrij : Amir Al jazzar, Anwar Al Baz
fisik: buku ukuran sedang 15×23,5cm, Hardcover, 760 hal
Penerbit Pustaka Azzam
harga Rp 147.000
Pemesanan: 085 292 111 852

Zadul Ma’ad : Bekal Perjalanan Akhirat [jilid 1-4]
Ditulis Oleh: Syaikhul Islam Ibnul Qayyim Al Jauziyyah -rahimahullah-

Sesungguhnya, sebesar-besar nikmat Allah kepada hamba-Nya adalah diutusnya Nabi yang mulia ini membawa al huda dan dien yang haq, agar Dia menangkan di atas seluruh agama yang ada. Allah sempurnakan baginya dien ini, dan dengan beliau, Dia menyempurnakan nikmat-Nya serta meridlai Islam sebagai dien (ajaran} bagi umatnya. Allah jadikan mereka khalifah di muka bumi, meneguhkan bagi mereka dien yang telah diridhai-Nya untuk mereka, menukar (keadaan} mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Semua itu karena berkah ketauhidan dan ketaatan mereka kepada Allah serta berpegang teguh dengan sunnah Nabi-Nya yang merupakan sebaik-baik petunjuk.
Oleh karena persoalannya adalah ittiba’ Nabi Sholallahu Alaihi Wassalam  dan berjalan di atas manhajnya, para ‘ulama umat inipun memberikan perhatian lebih kepadanya, Merekapun menyusun untuk generasi sesudah mereka hal-hal yang sudah mereka ketahui atau yang mereka petik (istinbath) dari petunjuk beliau Sholallahu Alaihi Wassalam , dalam peribadatan, muamalat dan adat kebiasaan.
Adapun tulisan paling masyhur dalam bidang ini ialah kitab Zaadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad yang dihimpun oleh Syaikhul Islam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah -rahimahullah- , Sebuah Kitab yang membahas Perjalanan Hidup Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam namun dalam siroh ini diambil pula hukum-hukum fiqihnya.
Al-lmam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah -rahimahullah- , tentunya nama ini tidaklah asing ditelinga kaum muslimin yang cinta kepada ilmu. Beliau adalah yang alim dalam semua bidang keilmuan, dan karya tulisnya banyak sekali diantaranya kitab Zaadul Ma’ad yang berisikan petunjuk dan bimbingan Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam serta sejarah kehidupan Beliau Sholallahu Alaihi Wassalam  diawal-awal dakwah Islam, hijrah sampai Allah meninggikan Islam dan Nabi-Nya. Beliau kupas setiap permasalahannya dengan ilmiyyah. Sungguh beliau telah menghimpun dan sangat dalam membahas sesuatu yang belum tentu mudah bagi orang selain beliau. Kitab  tersebut sudah dicetak berulang kali, tersebar dan diambil Manfaatnya.
Inilah terjemah serial kitab Zadul ma’ad tersebut dalam edisi lengkap. Buku ini cukup bagus dan sangatlah tepat untuk dijadikan sebagai bekal di dalam menyongsong kehidupan akhirat sebagaimana judul Zadul  Ma’ad (bekal untuk menuju hari kembali). Dan sebaik-baik bekal kembali adalah taqwa.

Zadul Ma’ad : Bekal Perjalanan Akhirat [ jilid 1-4]

judul asli :  Zaadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad
Penulis : Syaikhul Islam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah -rahimahullah-
tahqiq ; Syaikh Abdul Qodir Al Arnuath & Syaikh Syu’aib Al Arnauth -rahimahumallah-
Fisik : Buku ukuran sedang p=24cm, hardcover
penerbit : Pustaka Griya Ilmu
harga : Jilid 1 Rp 79.000,
jilid 2 Rp 85.000,
Jilid 3 Rp 91500,
Jilid 4 Rp 85.000
Insya Alloh hadir dalam 8 jilid lengkap

Pemesanan :
085 292 111 852

Judul asli: Al Jami’ Lil Ahkam Al Qur’an { Tafsir Al Qurthubi)
Penulis : Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad Al Qurthubi Al Andalusi -rahimahullah- (Imam Al Qurthubi)
Fisik : buku ukuran sedang 15 x 23,5cm, hardcover, 1028 hlm
Penerbit: Pustaka Azzam
Harga: Rp 185.000

Diantara kitab tafsir yang didasarkan pada kajian fiqh adalah kitab tafsir karya Imam Al Qurthubi -rahimahullah- yang berjudul ‘ Al Jami’ Lil Ahkam Al Qur’an’ Kitab ini adalah sebuah ensiklopedia tafsir yang sangat berharga.Kitab tafsir ini mencakup berbagai madzhab fiqih ketika sedang menafsirkan ayat-ayat hukum.meskipun demikian, perhatiannya terhadap aspek qiroat, irob,masalah-masalah yang berkaitan dengan nasikh Mansukh juga sangat diperhatikan.
Inilah kitab awal dari rangkaian serial kitab terjemahan  Tafsir Al Quthubi, sebuah kitab tafsir karya Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakar bin Farh Al  Anshari Al Khazraji Al Andalusi -rahimahullah-
Imam Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata,”Imam Al Qurthubi adalah seorang imam yang memiliki ilmu yang luas dan mendalam, dia memiliki sejumlah karya tulis yang banyak yang menunjukkan luasnya ilmu beliau.”
Tafsir Al Qurthubi dianggap sebagai sebuah ensiklopedi besar yang memuat banyak ilmu, diantara keistimewaannya adalah : Memuat hukum-hukum yang terdapat dalam Al Quran dengan pembahasan yang luas, kemudian Hadits-hadits yang ada didalamnya, ditakhrij, dan pada umumnya disandarkan langsung kepada orang yang meriwayatkannya.
Namun demikian, Tafsir Al Qurthubi ini masih memiliki beberapa sisi kekurangan, diantaranya walaupun Al Qurthubi telah berusaha agar tidak menyebutkan banyak cerita israilliyat dan hadits dhaif dan maudhu’(palsu), namun ada sejumlah kesalahan dalam hal penyebutan cerita Israilliyat dan hadits maudhu’ yang telah dilewatinya tanpa memberi komentar apapun. Padahal pada beberapa bagian lain beliau memberikan komentar.
Maka dalam edisi cetakan ini :
1. Mengoreksi teks/naskah asli kitab ini secara menyeluruh.
2. Mentakhrij ayat-ayat Al Quran dengan menyebutkan nama suratnya masing-masing
3. Mentakhrij qiroat-qiroat yang ada didalam tafsir ini dengan merujuk pada kitab-kitab qiroat dan kitab tentang makna-makna Al Quran.
4. Mentakhrij hadits-hadits yang ada, yang bersumber pada kitab induk hadits dan selainnya.
5. Mentahrij riwayat-riwayat yang ada didalamnya dan menyebutkan sumbernya.
6. Mentahqiq pendapat-pendapat, hukum-hukum yang ada dalam kitab ini
7. dan metodologi ilmiyah lainnya

Musnad adalah kitab  yang berisi kumpulan hadits yang  tidak diurut berdasarkan urutan bab-bab fiqih namun dikelompokkan/diurutkan  menurut setiap Shohabat rodliallohu anhum , baik hadits shahih, hasan atau dhaif. Urutan nama-nama para Shohabat didalam musnad kadang berdasarkan huruf hijaiyah atau alfabet sebagaimana dilakukan oleh ulama dan ini yang paling mudah, kadang juga berdasarkan pada kabilah dan suku, atau berdasarkan yang paling dahulu masuk Islam, atau berdasarkan negeri (asal).
Kitab hadits yang berbentuk musnad cukup banyak. Al Killani dalam kitabnya Ar Risalah Al Musthatharafah menyebutkan jumlahnya sebanyak 82 Musnad, diatara yang paling terkenal yaitu : Musnad karya Imam Abu Daud, Musnad karya Imam Ahmad bin Hanbal, Musnad karya Imam Abu bakar Al Humaidi, Musnad karya Imam Abu Ya’la -rahimakumullah- . Kitab ini adalah terjemahan Kitab Musnad Imam Ahmad yang telah ditakhrij oleh Syaikh Al Muhadits Ahmad bin Muhammad Syakir -rahimahullah- .

Musnad Imam Ahmad [jilid 4]
judul asli : Musnad lil Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal
Penulis : Imam Ahmad bin hanbal -rahimahullah-

Takhrij hadits : Syaikh Al Muhadits Ahmad Muhammad Syakir -rahimahullah-
Penerbit Pustaka Azzam
Harga Rp 199.000,-

Inilah jilid ke 2 terjemah dari kitab” Al Muhalla” karya Al Imam Ibnu Hazm Al Andalusi -rahimahullah- .Salah satu Ulama  besar Ahlus Sunah madzab Dhahiriyyah.Tingginya Ilmu beliau diakui oleh ulama-ulam lainnya.
Syaikh Izzuddin bin Abdus Salam berkata,”Ibnu Hazm termasuk ulama mujtahid,aku tidak pernah melihat kitab yang membicarakan tentang keislaman seperti kitab Al Muhalla karya Ibnu Hazm dan kitab Al Mughni karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi.”
Imam Adz Dzahabi -rahimahullah- berkata,” Apa yang dikatakan Syaikh Izzudin bin Abdussalam adalah benar. Dan kitab ketiga setelah kedua kitab tersebut adalah Sunan Al Kubro karya Al Baihaqi -rahimahullah- , sedangkan yang keempat adalah At Tamhid karya Imam Ibnu Abdil Barr -rahimahullah- .Barangsiapa yang bisa mendapatkan kitab-kitab ini dan dia termasuk mufti yang paling cerdas dan kemudian dia terus mempelajarinya, maka dia akan menjadi orang yang benar-benar faqih.”
kitab Al Muhalla ini adalah kaya terbesar Imam Ibnu Hazm dalam masalah fiqih yang terbilang langka dan jarang dikenal di masyarakat . Disajikan dalam bentuk yang unik dan khas berbeda dengan kitab fiqih lainnya.
Ibnu Hazm -rahimahullah- menguraikan permasalahan fiqih satu per satu dengan penomoran pada setiap masalah dengan disertai uraian jawaban dengan hujjah yang kokoh, tanpa pengklasifikasian tiap permasalahn dalam subjudul tertentu.

Al Muhalla [jilid 2]
Judul asli : Al Muhalla
Penulis : Imam Abu Muhammad Ali bin Ahmad bin Said bin Hazm Al Andalusi -rahimahullah- (Imam Ibnu Hazm)
Fisik : buku ukuran sedang 15 x23,5 cm, Hardcover, 456 hlm
Penerbit: Pustaka Azzam
Harga: Rp 83.000,-

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.